2 Muka 1 Sifat
Agustus 30, 2008 at 7:42 am | In Uncategorized | Leave a CommentChristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro (lahir 5 Februari 1985 di Funchal) adalah seorang pemain sepak bola asal Portugal. Ia saat ini membela klub Manchester United, bermain sebagai sayap kiri. Ia mulai dipanggil ke tim nasional sepak bola Portugal sejak tahun 2003.
Ronaldo Lahir di Madeira, Portugal, anak dari Maria Dolores dos Santos Aveiro dan José Dinis Aveiro. Dia memiliki kakak laki-laki bernama Hugo, dan dua kakak perempuan, Elma dan Liliana Cátia. Liliana Bekerja sebagai penyanyi dengan nama panggung “Ronalda” di Portugal.Nama kedua yang diberikan kepada Cristiano (“Ronaldo”) relatif langka di Portugal.
Ronaldo adalah pemain sepak bola yang dapat bermain dengan kedua kakinya, yang membuat dia dapat bermain di mana saja: kanan, kiri atau melalui tengah. Ini mengakibatkan Ronaldo dan rekannya sesama pemain sepak bola di Manchester United Ryan Giggs dapat saling bertukar posisi.
Ronaldo memiliki kemampuan teknik yang hebat.Di samping gerakan multi step-over, dia juga mengembangkan banyak kemampuan lainnya, membuat dia sangat lincah dan sebagai pemain sayap yang tidak dapat diprediksikan gerakannya.
| Cristiano Ronaldo | ||
| Informasi pribadi | ||
|---|---|---|
| Nama lengkap | Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro | |
| Tanggal lahir | 5 Februari 1985 | |
| Tempat lahir | Funchal, Madeira, Portugal | |
| Tinggi | 1.84 m (6 ft 0 in)[1] | |
| Informasi klub | ||
| Klub sekarang | Manchester United F.C. | |
| Nomor punggung | 7 | |
| Posisi | Sayap kanan, Penyerang | |
| Klub remaja | ||
| CF Andorinha CD Nacional Sporting CP |
||
| Klub profesional* | ||
| 2001–2003 2003– |
Sporting CP Manchester United |
25 (3) 148 (52) |
| Tim nasional** | ||
| 2003– | Portugal | 51 (20) |
| * Jumlah penampilan klub profesional dan gol dihitung hanya untuk liga domestik dan benar pada 19:48, 19 January 2008 (UTC). ** Jumlah penampilan dalam tim nasional dan gol benar pada 10:11, 17 October 2007 (UTC). |
||
Masa Kecil
Cristiano sejak kecil merupakan kesayangan keluarganya, dia selalu mendapat dukungan dari keluarganya dalam segala hal.dia dikenal anak yang selalu ingin menang. Di sekolahnya dia menggemari sepak bola, dia selalu punya akal agar dapat bermain bola. Jika dia tidak menemukan bola, maka ia akan membuat bola dari gulungan kaos kaki teman-temannya.
Karir
- Sporting Lisbon (1999-2003)
- Manchester United (2003–sekarang)
Tukul Riyanto
Tukul Riyanto, atau lebih dikenal dengan nama Tukul Arwana (lahir di Perbalan, Purwosari, Semarang, 16 Oktober 1963; umur 44 tahun) adalah seorang pelawak dan pembawa acara Indonesia. Tukul dikenal dengan acara Empat Mata yang dibawakannya. Selain menjadi pelaku hiburan, Tukul juga merintis usaha yang bergerak di bidang hiburan, yang bernama “Ojo Lali Entertainment“.
| Tukul Riyanto | |
|---|---|
![]() |
|
| Lahir | 16 Oktober 1963 |
| Pekerjaan | aktor, pelawak, presenter |
Tukul Riyanto, atau lebih dikenal dengan nama Tukul Arwana (lahir di Perbalan, Purwosari, Semarang, 16 Oktober 1963; umur 44 tahun) adalah seorang pelawak dan pembawa acara Indonesia. Tukul dikenal dengan acara Empat Mata yang dibawakannya. Selain menjadi pelaku hiburan, Tukul juga merintis usaha yang bergerak di bidang hiburan, yang bernama “Ojo Lali Entertainment“.
Masa kecil
Sejak lahir, ia diberi nama Riyanto, bukan Tukul Riyanto seperti yang dikenal sekarang. Karena ia sering sakit, namanya ditambah kata “Tukul” menjadi Tukul Riyanto. Anehnya, setelah namanya diubah demikian, ia menjadi jarang sakit. Ia pun akhirnya akrab dipanggil Tukul. Di usia 5 bulan, Tukul yang sering sakit diasuh oleh tetangganya, Suwandi. Orang tua Tukul, Abdul Wahid dan Sutimah (alm.) yang memiliki empat orang anak rela menyerahkan Tukul, karena Suwandi sangat ingin menjadikan Tukul sebagai anak angkat.
Masa muda
Dengan bakat alaminya, Tukul muda sudah mulai melawak sejak kelas VI SD. Berbagai macam perlombaan lawak, mulai dari tingkat Kotamadya Semarang, Jawa Tengah, DKI, dan Jabotabek, serta tingkat nasional ia coba. Usahanya ini tidak sia-sia. Ia berhasil menjuarai berbagai perlombaan melawak. Setelah lulus SD, putra ketiga dari pasangan Abdul Wahid dan almarhumah Sutimah itu melanjutkan sekolahnya ke SMP Muhammadiyah Indraprasta. Namun, pada saat Tukul duduk di bangku kelas III, orang tua angkatnya, Suwandi mengalami kesulitan ekonomi. Bahkan, rumah yang selama itu ditempatinya harus dijual. Puncaknya, saat menuntut ilmu di SMA Ibu Kartini, Jalan Sultan Agung, Semarang, Tukul mulai kesulitan untuk membayar biaya sekolah. Tukul pun mulai mencari pekerjaan untuk membiayai sekolahnya.
Selepas SMA, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, selain melawak ia juga pernah bekerja sebagai sopir angkutan (jurusan Johar-Panggung di Semarang). Setelah dua tahun, Tukul berganti pekerjaan menjadi sopir truk gas elpiji di daerah Tanah Mas, Semarang Utara selama dua tahun, sebelum akhirnya kembali menjadi sopir angkutan. Setelah berganti-ganti pekerjaan, Tukul akhirnya memuntuskan untuk hijrah Jakarta atas ajakan temannya Joko Dewo dan Tony Rastafara sekitar tahun 1992. Selama beberapa tahun di Jakarta, nasibnya belum juga berubah.
Di kontrakannya yang terletak di bilangan Blok S Jakarta Selatan, Tukul banyak dibantu Joko Dewo dan Tony Rastafara untuk kebutuhan sehari-hari. Dalam keadaan ekonomi yang belum berkecukupan, Tukul menikah dengan gadis berdarah Padang bernama Susi. Ia dikaruniai seorang anak perempuan bernama Novita Eka Afriana.
Setelah menikah, Tukul dan keluarganya tinggal di sebuah kontrakan di daerah Cipete Utara. Sampai akhirnya Tukul melamar kerja di Radio Humor SK dan bekerja di sana bersama rekan pelawak yang lain seperti Bagito, Patrio, Ulfa Dwiyanti, dan lain-lain. Sebelumnya, Tukul sempat menjadi sopir pribadi untuk menafkahi keluarganya.
Karir
Nasib mujur Tukul semakin membaik ketika ia diajak dalam produksi Lenong Rumpi oleh Ramon Tommybens. Titik balik karirnya pun mencuat ketika menjadi pendamping Joshua di video klip “Air” dengan iKon diobok-obok-nya sekitar tahun 1997.
Nama Tukul Arwana semakin melambung ketika dipercayai untuk menjadi pembawa acara acara musik “Aduhai” di TPI serta acara “Dangdut Ria” di Indosiar. Saat ini, namanya kian melesat ketika TV7 (kini Trans7) mempercayakannya menjadi pembawa acara talk show Empat Mata. Tukul juga baru saja menyelesaikan syuting film layar lebar pertamanya yang berjudul Otomatis Romantis. Dalam film yang disutradarai Guntur Soehardjanto ini, Tukul berperan sebagai suami Wulan Guritno dalam sebuah rumah tangga yang ada di ujung kehancuran.
Filmografi
Kilas balik
- 1979 – 1983: Juara lawak Semarang dan Jawa Tengah
- 1985: Pindah ke Jakarta
- 1995: Menikah dengan gadis berdarah Minang Susiana (Susi)
- 1995 – 2000: Menjadi penyiar radio Suara Kejayaan, gaji pertamanya Rp. 75.000,-
- 1997: Membintangi klip video Joshua
- 1997: Putri Tukul, Novita Eka Afriana (Vita) lahir
- 1998: Berkenalan dengan Srimulat
- 2006 – sekarang: Pembawa acara Empat Mata di stasiun televisi Trans7
Trivia
- Nama “Arwana” diberikan oleh rekannya, Tony Rastafara agar Tukul bisa menjadi orang kaya, karena ikan arwana banyak dipelihara orang kaya.
- Jika sedang menangis, Tukul akan terdiam ketika digendong oleh tetangganya, Suwandi. Akhirnya, ia pun diangkat menjadi anak oleh tetangganya itu.
- Saat melamar menjadi sopir pribadi, Tukul tidak begitu mengerti tentang jalan-jalan di Kota Jakarta.
- Tukul sempat muncul sebagai bintang tamu dalam program religi Cafe Soleh (Hikmah Fajar, RCTI) bersama Ustad Jeffry pada 14 Januari 2005.
Humor ….!
Sinaga
Di sebuah bus jurusan Medan yang berasal dari Solo terdapat 2 orang yang berlainan suku, yaitu orang Batak dan orang Jawa. Semasa dalam perjalanan mereka berdua saling membanggakan daerah mereka masing-masing. Si Jawa membanggakan daerahnya seperti: banyaknya candi di jawa tengah yang sangat terkenal.
Begitupun si Medan yang membanggakan Danau Toba yang insah dan sangat terkenal pula. Tidak terasa bahwa bus yang mereka naiki akhirnya tiba di terminal bus Medan,tetapi mereka berdua masih saja berdebat. Akhirnya dengan berat hati mereka turun dari bus.
Begitu menjajakkan kakinya ketanah si jawa merasa kurang enak apabila mereka belum bisa cocok akhirnya ia minta maaf dengan keangkuhannya tadi dan si Medanpun tidak keberatan. Si Medan berkata
“Ngomong-ngomong dari Solo sampai ke Medan kita belum tahu nama masing-masing”.
“Oh iya benar juga”, kata si Jawa.
Dan merekapun berjabat tangan dan yang mulai menyebutkan namanya yaitu si Medan dengan agak keras si Medan menyebutkan namanya “Sinaga”.
Mendengar kata itu si Jawa merasa kaget dan dalam hati Ia berkata ‘Udah turun masih sombong juga’ maka Ia menyebutkan namanya “Embahe Ulo (embahnya Ular)”.
Ternyata si Jawa mengira nama sinaga adalah dibuat-buat maka ia membalas dengan mengatakan namanya embahnya ular agar setaraf dengan nama “NAGA”.
Pertama Kali Lihat Lift
Mereka kemudian berhenti di depan dua buah pintu perak yg bisa buka-tutup sendiri. Si anak kemudian bertanya kepada bapaknya dgn logat Batak
“Pak benda apa ini ?”
Si bapak pun menjawab ” Bah ! mana aku tau…. seumur hidupku aku tak
pernah melihat benda seperti ini !”
Dengan masih terheran-heran, mereka melihat seorang wanita tua menekan sebuah tombol di depan dua buah pintu perak itu, kemudian pintu terbuka, & wanita tua itu masuk ke dalam ruangan kecil didalam dua pintu perak itu.
Mereka melihat lampu-lampu dengan angka-angka menyala-nyala mulai dari yg paling kiri ke yg paling kanan dan kemudian balik lagi ke yang paling kiri.
Kedua pintu perak itu kemudian terbuka, dan keluarlah seorang wanita cantik dan sexy dari sebuah ruangan di dalam kedua pintu itu.
Si bapak kemudian berbisik kepada anaknya,
“Cepat…Panggil kau punya mamak !”
QueEn / We ArE ThE Ch4mPi0nS
Tone: F
Cm Gm7/C
I ve paid my dues
Cm Gm7/C
And time after time
Cm Gm7/C
I ve done my sentence
Cm Gm7/C
But commited no crime
Eb Ab
And bad mistakes
Eb Ab
I ve made a few
Eb Bb/D Cm
I ve had my share of sand kicked in my face
F7 Bb C
But I ve come through
F Am Dm Bb C
We are the champions, my friend
F Am Bb D/F#
And we ll keep on fighting till the end
Gm Bbm Bbo
We are the champions, we are the champions
F Eb/G Ab6 Bb7 Cm7
No time for loosers cause we are the champions
( Fm7 Gm7/C )
Of the world
Cm Gm7/C
I ve taken my bows
Cm Gm7/C
And my curtain calls
Cm
You brought me fame and fortune
Gm7/C
And everything that goes with it
Cm Gm7/C
I thank you all
Eb Ab
But it s been no bed of roses
Eb Ab
No pleasure cruise
Eb
I consider it a challenge
Bb/D Cm
Before the whole human race
F7 Bb C
And I ain t gonna lose
DEw4 19 / PaNg3raN CiNtA
Intro : F#m C#m E D (2x)
F#m C#m E
Detik-detik berganti dengan detik
D F#m
Menit pun silih berganti
C#m E
Hari-hari pun terus berganti
D F#m
Bulan-bulan juga terus berganti
C#m E
Jaman-jaman pun terus berubah
D
Hidup ini juga pasti mati
Reff :
F#m C#m E Bm
Semua ini pasti akan musnah
F#m C#m E Bm
Tetapi tidak cintaku padamu
F#m C#m E Bm
Karena aku sang pangeran cinta
Int : F#m C#m E D
F#m C#m E
Malam malam diganti dengan pagi
D F#m
Pagi pun jadi siang
C#m E
Tahun-tahun pun berganti abad
D F#m
Yang muda pun pasti menjadi tua
C#m E
Musim-musim pun terus berganti
D
Hidup ini juga pasti mati
F#m C#m E
Tak akan ada yang abadi
D F#m
Tak akan ada yang kekal
Int : F#m
Kembali ke : Reff
Int : F#m G F#m G (6x)
Kembali ke : Reff (4X)
Slash
Biografi
Kehidupan Awal
Slash lahir di Hampstead, pinggiran kota London. Ayah Slash berasal dari Inggris, sedangkan ibunya keturununan Amerika-Afrika. Ibu Slash, Ola Hudsons, adalah seorang perancang pakaian yang bekerja untuk David Bowie, dan bapaknya adalah seorang seniman yang menyumbang ansambel hidup bagi musisi terkenal termasuk Neil Young dan Joni Mitchell. Slash dbesarkan di kota Stoke-on-Trent, Staffordshire, sampai ia berumur 11 tahun, saat orang-tuanya memindahkan keluarganya ke Los Angeles, California di pertengahan tahun 1970. Tetapi kemudian orang tua Slash berpisah, dan setelah itu, Slash tinggal bersama ibunya dan David Geffen. Dia diberikan nama panggilan “Slash” oleh teman keluarganya, [[Seymour Cassel]. Saat berumur 16, sebelum ia dikeluarkan dari sekolah Crespi Carmelite, Slash diberikan gitar pertamanya oleh neneknya. Gitar itu hanya mempunyai 1 helai tali (string). Dia menghabiskan setiap harinya untuk berlatih. Akhirnya, fokus seluruhnya dipertaruhkan atas musik dan dia membuat keputusan untuk berhenti sekolah. Di artikel majalah Rolling Stone, katanya:
| “ | My big awakening happened when I was fourteen. I’d been trying to get into this older girl’s pants for a while, and she finally let me come over to her house. We hung out, smoked some pot and listened to Aerosmith’s Rocks. It hit me like a fucking ton of bricks . I sat there listening to it over and over, and totally blew off this girl. I remember riding my bike back to my grandma’s house knowing that my life had changed. Now I identified with something. | ” |
(Kebangkitan besar saya terjadi ketika saya berumur empat belas tahun. Saya sudah mencoba memasuki celana gadis ini yang lebih tua untuk sesaat, dan dia akhirnya membiarkan saya datang ke rumahnya. Kami berkeluyuran, menghisap beberapa batang dan mendengarkan lagu Aerosmith, Rocks. Itu memukul saya seperti tertimpa satu ton bata. Saya duduk di sana mendengarkannya berulang-ulang kali dan secara total mengesampingkan gadis ini. Saya teringat saat mengendarai sepeda saya kembali ke rumah nenek dimana saat itu saya mengetahui hidup saya telah berubah. Sekarang saya bisa memahami sesuatu.)
Disamping Aerosmith, pengaruh awal Slash termasuk AC/DC, Alice Cooper, Black Sabbath, Jeff Beck, Eric Clapton, Iron Maiden, Rory Gallagher, Jimi Hendrix, David Bowie, Led Zeppelin, Queen, Rolling Stone, Thin Lizzy, Van Halen dan Festival of Weeks. Pada tahun 1983, setelah gagal bergabung dengan Poison bersama teman masa kecilnya, Steven Adler, mereka bersama membentuk Road Crew. Slash menempatkan iklan di sehelai koran untuk bassis, dan setelah itu ia menerima jawaban dari Duff McKagan. Ketika Road Crew bubar, Slash bergabung dengan band lokal, Black Sheep. Diketuai oleh Willie Bass, band ini kemudian saling berbagi seorang agen dengan band lainnya, yang dikenal sebagai Hollywod Rose. Pada 1984, kedua band tersebut membuka untuk band Christian Metal Stryper. Setelah pertunjukan tersebut, Slash dan lead singer Axl Rose diperkenalkan kepada satu sama lain oleh seorang teman. Keduanya dengan cepat menjadi teman, dan setelah beberapa bulan, Slash dan Steven Adler diundang bergabung dengan Axl Rose, Duff McKagan dan Izzy Stradlin sebagai personel band, Guns N Roses.
No Comments Yet »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.

